Usai menjadi juara lomba agribisnis kelompok tani ternak itik tingkat
provinsi Jawa Timur Tahun 2015, Kelompok Tani (Poktan) Ternak itik Meri Rejeki
Desa Rejosopinggir Kecamatan Tembelang, Jombang, terpilih untuk mewakili
propinsi Jawa Timur dalam lomba agribisnis kelompok tani ternak itik tingkat
nasional tahun 2016.
(Poktan Meri Rejeki (Pakai
batik) bersama ketika menyambut Tim Penilai Pusat)
Mujiono Ketua Poktan ternak Meri Rejeki menjelaskan, Poktan ternak itik
meri rejeki ini ada 21 peternak itik dengan berbagai macam kegiatan. Mulai dari
penetasan yang mampu menghasilkan 50.000 DOC (anak itik) perbulan, budidaya
itik petelor maupun itik pedaging, hingga pengolahan pakan baik itik pedaging
maupun itik petelor. “kelompok tani ternak itik di desa ada 21 peternak yang
aktif. Kami juga memproduksi mesin tetas dengan kapasitas 1000 telur dengan
keberhasilan 75%,” ujar Mujiono.
( Wakil Bupati Jombang (tengah) ketika
mendampingi Tim Penilai Pusat)
Ketua Tim Penilai Pusat Prof.Dr.Sumiati mengatakan, Poktan ternak Meri
Rejeki ini sudah berhasil melewati beberapa tahapan seleksi yang diadakan di
tingkat kabupaten dan tingkat propinsi. “meski poktan ini sudah melewati
beberapa tahapan seleksi, mulai dari tingkat kabupaten dan provinsi, tapi
kami harus melakukan penilaian kembali kepada poktan ini karena mereka
dinominasikan untuk lomba tingkat nasional,” tuturnya.
( Wakil Bupati Jombang dan Tim Penilai Pusat melihat langsung Bazar produksi usaha sosis itik, telur asin, telur asap, dll)
Sementara Wakil Bupati Jombang Hj.Mundjidah Wahab berharap, Kelompok
tani ternak meri rejeki ini kembali membawa nama baik Kabupaten Jombang di
tingkat nasional. “kalau tahun kemarin menjadi juara tingkat provinsi, Semoga
tahun ini menjadi juara tingkat nasional,”Harap Wabup.
Selain itu, Wabup menambahkan, lomba ini diyakini akan memotivasi para
peternak itik yang lain di Kabupaten Jombang untuk terus mengembangkan usaha
ternak itiknya. ” “Ternak Itik merupakan potensi yang penting dalam mendukung
ketahanan pangan dan agribisnis peternakan di Kabupaten Jombang. Sehingga harus
terus dikembangkan karena muaranya adalah untuk meningkatkan penghasilan dan
kesejahteraan peternak di Kabupaten Jombang.” pungkas Wabup.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar